Apa kerugian dan keuentungan orang tua bercerai ? Pertanyaan mudah dijawab namun justru dilanggar oleh orang tua.
Setiap persoalan rumah tangga sebenarnya yang tahu adalah anggota keluarga itu sendiri. Orang lain di luar itu bisa dianggap sebagai penonton.
Hanya ada solusi diantara mereka karena mereka yang merasakan, menjalani kehidupan mereka sendiri. Orang lain, alasan lainnya adalah angin yang lewat tergantung pada caranya agar tidak masuk angin.
Semua cobaan sebenarnya tidak menghancurkan hanya mengetahui sejauhmana mentalitas kita sebagai umatNya.
Perceraian adalah bukan jalan terbaik untuk menyelesaikan persoalan rumah tangga namun HANYA JALAN UNTUK MERASA BENAR SENDIRI dengan alibi masing-masing.
PERCERAIAN adalah jalan kelicikan, kemunafikan, kebohongan, dang pengingkaran atas janji suci ketika di awal.
Sebenarnya perceraian bisa dihindari dan dicarikan solusi kalau ada kejujuran dan keterbukaan hati masing-masing sejak awal sebelum menikah.
Ibarat penyakit kronis bisa dihindari kalau mengetahui sejak dini.
Harus ada perhatian khusus agar penyakit tidak menyebar dan menjadi ganas. Ada langkah antisipasi yang tepat dan akurat untuk menanganinya meski bukan yang terbaik.
Seperti itulah langkah-langkah awal perawatan yang menjadi titik penting akan langkag=h selanjutnya.
Resiko terbesar dari pernikahan memang hanya perceraian. Namun perceraian bukan solusi karena kalau ada solusi justru rumah tangga tetap utuh. Ibarat kapal boleh tenggelam namun jiwa bisa terselamatkan.
Perceraian pengkhianatan akan cinta suci sehingga membawa korban yaitu kalau punya anak. Inilah masalah besar di permasalahan keluarga.
Kerugian besar dari perceraian adalah pelanggaran besar bagi cinta kasih terhadap perkembangan psikologis anak. Dampaknya bisa bermacam-macam tergantung pada kemampuan anak untuk mencerna kasus tersebut.
Sekali lagi lagi PERCERAIAN BUKAN SOLUSI DARI PERNIKAHAN. JUSTRU PERCERAIAN MERUSAK PERNIKAHAN KARENA ADANYA PERPISAHAN SELAMA-LAMANYA meski secara fisik bisa saja ketemuan!!!!!!!!!!!
Jadi sebelum menikah itulah harua ada kejujuran dan keterbukaan untuk menerima suka dan duka membangun rumah tangga.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar